Sabtu, 27 Agustus 2016

Biola Tak Berdawai Sang Penangkap Cahaya

Diputar tepat saat saya dan si gadis kecil sedang mandi lempung di dataran bulan.. Cipratan demi cipratan dr lempung saling mengisi sampai ke bentuk sempurna ...bukan patung juga sih mungkin lebih tepatnya hanya sebuah keramik lentik cantik ,..siapapun terbius ingin terus menembus cakrawala dari bilik lubang yg ada. Fisiknya mungkin seperti biola tak berdawai ... Namun setelah melihat lubang tersebut kamu akan takjub betapa gelap disana utk memahami betul cahaya itu sangat berharga walaupun setitik jumlahnya..
Ahh hayalan apa lagi ini, Nduk?
Andai bisa sehari saja berdamai dgmu 😬

Jumat, 19 Agustus 2016

Secangkir Kopi Cinta ( A Cup of Love Coffe)


Mengapa aku begitu ingin mengulangnya kembali?
Mengapa aku begitu merindukan hal itu lagi?
Mengapa hati ini terus saja meronta ?
Mengapa fikirku selalu membiasnya?

Apakah daku terlalu manja?
Apakah situasi ini yang menyudutkan emosiku?
Apa benar aku masih sehat?
Apakah ini bagian yang sulit tertebak dari bilik hatiku?

Sayang,ingin menyentuhmu dengan manja..
Membelai rambutmu diseling sedikit canda tawa
Kemudian tak lupa Mencumbu mesra bibirmu yang sllu memikat..
Hmmm, satu lagi…. Memeluk hangat aroma tubuhmu, aku kangen tingkat kuadrat tak terhingga!

Arrrrrggggggggg, ingin berteriak sepuasnya
Kangen lantunan tembang itu. Tembang cinta yang tertunda..

Hatiku gusar, terperangkap sajak sajak rindu
Terpenjara dalam sel-sel kesetiaan,
Terjilat sedikit api cemburu...
Entah bagaimana bisa sekomplit ini.

Taukah jenis pemantik rinduku hari ini?
Hanya Secangkir kopi...
Ya. Secangkir kopi percikkan derasnya sel kerinduan di tiap detik denyut arteri ku….